Perintah shutdown Linux: jadwalkan dan batalkan restart

Perintah shutdown menjadwalkan pemadaman daya atau restart Linux, dan dapat membatalkan permintaan yang masih tertunda. Pada implementasi systemd, tindakan bawaan adalah mematikan daya; gunakan -r bila yang Anda perlukan adalah restart.

Nilai now berarti segera, sedangkan +10 berarti sepuluh menit dari sekarang. Jika waktu dihilangkan, systemd menganggapnya +1. Jeda memberi kesempatan pengguna menyiapkan pekerjaan, tetapi tidak membuat penutupan aplikasi otomatis aman dan tidak menjamin semua pengguna menerima pesan.

Sintaks dan persiapan

sudo shutdown [OPSI] [WAKTU] [PESAN]

OPSI, WAKTU, dan PESAN adalah penanda, bukan teks yang disalin apa adanya. Pesan berisi beberapa kata dibungkus tanda kutip agar menjadi satu argumen shell. Untuk menyertakan pesan, tuliskan argumen waktu juga.

Periksa man shutdown pada host tujuan karena implementasi dan pilihan yang tersedia berbeda antarsistem. Panduan ini memakai perilaku systemd. Contoh memerlukan otorisasi administrator; sudo tidak menjamin akun Anda memiliki izin. Jangan menganggap container atau lingkungan tanpa systemd dapat mengelola daya mesin induk dengan cara yang sama.

Sebelum membuat jadwal, cocokkan identitas host, pengguna, layanan, serta waktu pemeliharaan. Simpan pekerjaan, selesaikan penulisan data sesuai prosedur aplikasi, dan pastikan konsol pemulihan dapat diakses jika SSH tidak kembali. Pemeriksaan sesi login saja tidak mencakup pekerjaan latar belakang dan pengguna aplikasi.

Jadwalkan pemadaman dalam sepuluh menit

Perintah berikut membuat permintaan pemadaman yang nyata. Jalankan hanya jika Anda memang akan mematikan host tersebut pada waktu yang disetujui.

sudo shutdown +10 'Sistem akan dimatikan untuk pemeliharaan dalam 10 menit'

Tanpa -r, contoh systemd ini mematikan daya. Pesan menjelaskan alasan dan jeda kepada pengguna sesi login yang menerima pemberitahuan wall. Koordinasikan gangguan melalui saluran operasional yang biasa dipakai juga; pesan terminal tidak mencakup setiap pengguna layanan.

Waktu terjadwal merupakan batas paling awal dimulainya tindakan. Penyelesaian penghentian layanan dan pemadaman dapat memerlukan waktu tambahan, sehingga +10 bukan janji semua proses selesai tepat sepuluh menit kemudian.

Jadwalkan restart sebagai alternatif

Jika tujuannya memulai ulang mesin, gunakan -r secara eksplisit. Ini adalah alternatif contoh pemadaman sebelumnya, bukan langkah berikutnya yang harus dijalankan pada jadwal yang sama.

sudo shutdown -r +10 'Server akan dimulai ulang dalam 10 menit'

Pastikan layanan penting dapat dimulai kembali dan Anda memiliki jalur konsol sebelum menyetujui restart jarak jauh. Koneksi SSH dapat terputus ketika penghentian berlangsung. Panduan reboot menjelaskan persiapan dan pemeriksaan setelah boot.

Batalkan selama permintaan masih tertunda

sudo shutdown -c

Jalankan pembatalan sebelum proses penghentian dimulai, lalu periksa hasilnya dan beri tahu pengguna bahwa rencana berubah. Pada systemd, -c berlaku untuk permintaan tertunda dengan waktu selain now atau +0. Jangan mengandalkan pembatalan untuk membalikkan penghentian yang sudah berjalan.

Jika perintah gagal karena izin atau masalah pengelola sistem, jadwal tidak boleh dianggap batal. Baca pesan yang dikembalikan, cocokkan host, dan pastikan Anda membatalkan tindakan yang memang berwenang Anda kelola. Pembatalan shutdown juga tidak membatalkan pekerjaan lain yang dijadwalkan oleh sistem terpisah.

Alur pemeriksaan jadwal dan pembatalan

Blok berikut memperlihatkan hubungan antara penjadwalan restart dan pembatalannya. Baris pertama benar-benar membuat jadwal, sedangkan baris kedua membatalkannya; jangan menjalankan blok pada server produksi hanya untuk belajar. Jika baris kedua tidak dijalankan atau gagal, permintaan pertama dapat tetap aktif.

sudo shutdown -r +10
sudo shutdown -c

Pada systemd versi 250 atau lebih baru, gunakan shutdown --show untuk melihat tindakan tertunda bila ada. Dalam pemeliharaan nyata, periksa sebelum perubahan, sesudah penjadwalan, dan sesudah pembatalan. Cocokkan jenis tindakan serta waktunya, bukan sekadar ada atau tidaknya keluaran.

Opsi --show mungkin belum tersedia pada versi lama. Pesan opsi tidak dikenal atau kegagalan akses bukan hasil pemeriksaan yang menyatakan tidak ada jadwal. Gunakan dokumentasi lokal dan mekanisme pemeriksaan yang disediakan sistem Anda. Rincian waktu, -c, dan versi --show tercantum dalam manual resmi shutdown systemd.

Teks keluaran dan pemberitahuan berbeda menurut implementasi serta sesi; jangan mengharapkan satu kalimat sukses yang tetap. Bahkan setelah pembatalan terkonfirmasi, otomasi lain dapat membuat jadwal baru. Periksa catatan perubahan, pemilik otomasi, dan keadaan layanan sebelum menyatakan pemeliharaan dibatalkan sepenuhnya.

Opsi dan format waktu penting

Opsi atau bentuk Makna pada systemd
now Memulai tindakan segera, sama dengan +0.
+N Menentukan N menit dari sekarang sebagai batas awal tindakan.
hh:mm Waktu dalam format 24 jam. Periksa waktu dan zona host; waktu yang telah lewat dapat memicu tindakan segera.
-r Memilih restart.
-P Memilih pemadaman daya secara eksplisit; ini juga tindakan bawaan.
-c Membatalkan permintaan penghentian yang masih tertunda.
--show Menampilkan tindakan tertunda bila ada; ditambahkan pada systemd 250.

Jangan mencampur pilihan tindakan tanpa memahami urutannya. Opsi -h pada systemd umumnya berarti poweroff, tetapi tidak menimpa halt yang sudah dipilih. Opsi -H berarti halt, yang berbeda dari mematikan daya. Gunakan -r untuk restart atau -P untuk poweroff agar maksud Anda jelas, lalu periksa manual implementasi yang terpasang.

Antisipasi akses dan pemulihan

Dengan waktu penundaan, systemd membuat /run/nologin menjelang penghentian untuk membatasi login baru. Karena akses dapat berubah sebelum mesin benar-benar mati, jangan menunggu menit terakhir untuk menyiapkan konsol atau menyimpan pekerjaan. Pemberitahuan dan jeda tidak menggantikan prosedur penghentian database, pekerjaan pencadangan, atau aplikasi yang memerlukan penanganan khusus.

Setelah restart yang memang dilaksanakan, periksa identitas host, waktu boot atau durasi uptime, layanan penting, dan fungsi aplikasi. Putusnya SSH saja bukan bukti keberhasilan. Pemeriksaan layanan dengan systemctl membantu menemukan unit yang gagal, tetapi hasil tanpa unit gagal belum membuktikan seluruh aplikasi sehat.

FAQ

Apakah shutdown tanpa -r akan restart?

Pada implementasi systemd, tidak. Tindakan bawaannya mematikan daya. Tambahkan -r jika Anda benar-benar menghendaki restart dan periksa perilaku lokal sebelum menjalankannya.

Bisakah jadwal dibatalkan setelah waktunya tiba?

Jangan mengandalkannya. Batalkan dengan sudo shutdown -c ketika permintaan masih tertunda dan periksa hasil pembatalan. Penghentian yang sudah berjalan tidak dapat dianggap aman untuk dibalikkan.