Perintah nmap Linux: periksa host dan port yang diizinkan
Perintah nmap memeriksa host dan port jaringan untuk membantu mengetahui layanan yang terlihat dari lokasi pengujian. Jalankan pada sistem yang Anda kelola atau dalam cakupan yang diizinkan, lalu bedakan status port, nama layanan berdasarkan port, dan hasil identifikasi versi.
Untuk latihan, contoh berikut memakai loopback 127.0.0.1. Hasilnya menggambarkan lingkungan jaringan tempat nmap berjalan; hasil lokal tidak membuktikan bahwa port yang sama dapat diakses dari Internet atau dari klien lain.
Sintaks dan cakupan bawaan
nmap [OPSI] TARGET
OPSI dan TARGET adalah penanda. Periksa nmap --version serta man nmap pada host untuk mengetahui versi dan dukungan sistem. Jangan mengubah satu alamat menjadi rentang luas tanpa meninjau ulang cakupan pemeriksaannya.
Perintah sederhana nmap TARGET biasanya memeriksa 1.000 port Transmission Control Protocol (TCP) yang umum, bukan semua port dan bukan otomatis User Datagram Protocol (UDP). Daftar port bawaan berasal dari data layanan Nmap. Untuk pemeriksaan kecil yang dapat dibandingkan, tentukan daftar port secara eksplisit.
Metode TCP bawaan juga bergantung pada hak dan kemampuan sistem. Nmap umumnya memilih SYN scan bila dapat memakai paket mentah, dan menggantinya dengan connect scan ketika hak itu tidak tersedia. Contoh -sT di bawah memilih TCP connect secara eksplisit sehingga metode pemeriksaannya jelas.
Kenali hasil pada komputer sendiri
nmap 127.0.0.1
Perintah ini memeriksa alamat loopback lokal dengan pilihan bawaan. Ia tetap dapat menghasilkan banyak percobaan port dan catatan pada layanan. Pada komputer bersama, server produksi, atau lingkungan terkelola, ikuti kebijakan pengoperasian yang berlaku meskipun alamatnya lokal.
127.0.0.1 mengacu pada lingkungan tempat proses berjalan. Jika nmap dijalankan di container atau ruang jaringan terpisah, hasil loopback dapat berbeda dari host utama. Catat sumber pengujian, alamat tujuan, opsi, serta waktu saat membandingkan hasil.
Batasi ke dua port TCP
nmap -sT -p 22,80 127.0.0.1
-sT meminta sistem operasi mencoba koneksi TCP, sedangkan -p 22,80 membatasi tahap pemindaian port ke dua port tersebut. Ini tidak menjamin hanya dua paket dikirim: penemuan host, percobaan ulang, dan proses koneksi dapat menambah trafik.
Connect scan dapat menyelesaikan koneksi ke port terbuka dan kemudian menutupnya, sehingga layanan bisa mencatat percobaan itu. Hasil open pada port 22 atau 80 bukan uji login SSH maupun permintaan HTTP yang berhasil. Untuk melihat proses yang mendengarkan secara lokal, bandingkan dengan ss untuk port dan soket Linux.
Lakukan penemuan host tanpa pemindaian port
nmap -sn 127.0.0.1
-sn menonaktifkan tahap pemindaian port setelah penemuan host. Hasilnya tidak memberikan daftar port terbuka. Penemuan host tidak selalu hanya berupa ping Internet Control Message Protocol (ICMP); metode dapat memakai probe TCP, Address Resolution Protocol (ARP), atau mekanisme lain sesuai hak dan jaringan.
-Pn mempunyai peran berbeda: melewati tahap penemuan host biasa dan mencoba fungsi pemeriksaan yang diminta seolah target aktif. Opsi ini bukan bukti host benar-benar hidup dan bukan perintah yang hanya memeriksa keberadaan host. Pada jaringan Ethernet lokal, pencarian alamat lapisan tautan masih dapat diperlukan.
Karena -Pn dapat memproses setiap alamat yang Anda tentukan, jangan menambahkannya pada rentang luas hanya untuk “membuat hasil muncul”. Tentukan dahulu alamat, metode, serta kebutuhan pemeriksaannya.
Baca kolom PORT, STATE, dan SERVICE
nmap -sT 127.0.0.1
Contoh ini memilih connect scan tetapi kembali memakai daftar port bawaan, sebab tidak ada -p. Berikut potongan ilustrasi struktur keluaran dari sumber, bukan hasil pemindaian saat ini atau janji bahwa komputer Anda menjalankan SSH:
PORT STATE SERVICE
22/tcp open ssh
22/tcp menyatakan nomor port dan protokol. Pada connect scan ini, open menunjukkan port menerima koneksi TCP. Jika tidak ada port terbuka, keluaran dapat merangkum port tertutup tanpa menampilkan baris seperti ilustrasi.
SERVICE yang bernilai ssh dapat berasal dari pemetaan nomor port pada basis data layanan. Aplikasi bisa memakai port yang tidak lazim, sehingga nama itu tidak menetapkan produk, versi, atau keamanannya. Bandingkan dengan konfigurasi layanan dan proses yang benar-benar berjalan.
Tiga status yang sering dijumpai dijelaskan dalam panduan resmi status port Nmap:
- open: layanan menerima komunikasi pada port sesuai jenis scan; dalam contoh -sT, koneksi TCP diterima.
- closed: port dapat dijangkau dan memberikan indikasi bahwa tidak ada layanan yang mendengarkan.
- filtered: Nmap tidak dapat memastikan keadaan port karena penyaringan atau respons yang tidak memadai untuk penilaian tersebut; ini bukan sinonim closed.
Nmap juga mengenal keadaan seperti open|filtered pada metode tertentu. Tanda gabungan itu berarti hasil belum membedakan dua kemungkinan, bukan bukti pasti port terbuka. Status menggambarkan apa yang terlihat dari sumber, metode, dan waktu pengujian itu.
Opsi utama dan dampaknya
| Opsi | Fungsi dan batasnya |
|---|---|
-sT |
Memilih TCP connect scan melalui sistem operasi. |
-p DAFTAR |
Membatasi port yang dipindai ke daftar yang diberikan. |
-sn |
Melakukan penemuan host tanpa tahap pemindaian port. |
-Pn |
Melewati penemuan host biasa dan mencoba pemeriksaan pada semua target yang ditentukan. |
-sV |
Mengirim probe tambahan untuk mengenali layanan dan versinya. |
-oN BERKAS |
Menyimpan keluaran normal ke berkas teks. |
Gunakan dokumentasi pemilihan port Nmap saat menentukan cakupan. Memilih port tidak otomatis mengaktifkan protokol lain; contoh -sT tetap memeriksa TCP, bukan port UDP bernomor sama.
-sV lebih jauh daripada membaca nama port: Nmap mengirim probe dan mencocokkan respons untuk mengenali protokol, produk, serta versi bila memungkinkan. Hasil pengenalan tetap dapat tidak lengkap atau keliru dan bukan pengganti verifikasi paket maupun konfigurasi layanan. Rincian tersedia pada panduan deteksi layanan dan versi.
Pemeriksaan versi dan skrip dapat menambah interaksi dengan layanan. Pilih sesuai tujuan serta kebijakan operasional, simpan hasil hanya pada lokasi yang sesuai, dan jangan menganggap opsi tambahan selalu diperlukan untuk pemeriksaan dua port.
Tindak lanjut yang sesuai dengan hasil
- Pastikan sumber, target, protokol, dan daftar port memang yang ingin diperiksa.
- Bandingkan port yang terlihat dengan layanan yang seharusnya berjalan serta alamat ikatnya.
- Jika hasil filtered, periksa rute, kebijakan firewall, dan log yang relevan; jangan langsung menyatakannya tertutup atau mengubah aturan tanpa mengetahui alur trafik.
- Uji layanan dengan protokol aplikasinya. Untuk satu percobaan koneksi TCP, nc untuk koneksi dan port dapat menjadi pemeriksaan terkait; kesehatan aplikasi tetap memerlukan klien yang sesuai.
Hasil Nmap merupakan pengamatan pada waktu tertentu dan tidak menggantikan inventaris aset atau penilaian keamanan menyeluruh. Ulangi perbandingan dengan kondisi yang dicatat bila konfigurasi berubah, tanpa menyimpulkan bahwa port open sendiri adalah kerentanan.
FAQ
Apakah filtered berarti port tertutup?
Tidak. Nmap tidak memperoleh bukti yang cukup untuk menentukan apakah port terbuka. Periksa sumber scan, metode, rute, dan kebijakan yang dapat memengaruhi respons.
Apakah -sn menampilkan layanan yang berjalan?
Tidak. Pada contoh ini -sn hanya melakukan penemuan host tanpa memindai port. Untuk daftar port, pilih metode serta cakupan port yang sesuai dan diizinkan.




